Jawaban Singkatnya
Biaya pembuatan website untuk bisnis di Indonesia pada 2026 umumnya berada di rentang Rp 1.500.000 sampai Rp 15.000.000 ke atas, tergantung jenis website dan siapa yang mengerjakannya. Website profil usaha dengan beberapa halaman berada di rentang bawah, sedangkan toko online besar atau sistem dengan fitur khusus berada di rentang atas.
Angka tersebut adalah biaya pembangunan, bukan biaya tahunan. Ada komponen berulang yang perlu Anda pisahkan sejak awal, yaitu hosting dan domain, agar anggaran yang Anda siapkan tidak meleset di tengah jalan.
Rentang Biaya per Jenis Website
Berikut kisaran yang umum dijumpai untuk pengerjaan oleh jasa profesional di Indonesia. Angka bisa bergerak naik atau turun tergantung kompleksitas dan reputasi penyedia:
- Landing page satu halaman: sekitar Rp 1.500.000 sampai Rp 3.000.000
- Website profil usaha 3-5 halaman: sekitar Rp 2.500.000 sampai Rp 5.000.000
- Website perusahaan 5-10 halaman dengan struktur lebih strategis: sekitar Rp 4.000.000 sampai Rp 8.000.000
- Toko online dengan katalog dan alur pemesanan: mulai Rp 5.000.000 ke atas
- Website dengan fitur khusus (booking, portal, integrasi sistem): Rp 10.000.000 ke atas
Komponen Biaya yang Sering Terlewat
Komponen pertama adalah hosting, yaitu tempat file website Anda disimpan. Biayanya tahunan, umumnya beberapa ratus ribu rupiah per tahun untuk kebutuhan bisnis standar. Komponen kedua adalah domain, alamat website Anda, yang berbiaya sekitar Rp 150.000 sampai Rp 400.000 per tahun tergantung ekstensi. Di Berlabs, domain .com satu tahun sudah termasuk dalam semua paket.
Komponen ketiga adalah konten. Foto produk yang bagus, teks yang jelas, dan logo yang layak sangat memengaruhi hasil akhir. Anda bisa menyiapkan sendiri untuk hemat, atau menambah biaya bila ingin dibantu. Komponen keempat adalah maintenance, yaitu pembaruan berkala agar website tetap aman dan lancar; beberapa paket sudah memasukkan masa maintenance tertentu di awal.
Kenapa Rentang Harganya Lebar Sekali?
Karena yang Anda beli bukan satu produk yang sama. Website dengan harga ratusan ribu biasanya berupa template pasaran yang Anda isi sendiri. Website dengan harga puluhan juta biasanya mencakup riset, desain custom mendalam, dan fitur yang dibangun khusus. Di antara keduanya ada banyak tingkatan.
Cara sehat untuk membaca harga adalah melihat apa yang termasuk: apakah desain custom atau template, apakah struktur informasi dipikirkan atau hanya dipindahkan, apakah SEO dasar disetup, dan bagaimana penanganan setelah website online. Dua penawaran dengan harga sama bisa berbeda jauh isi dan hasilnya.
Cara Menentukan Anggaran yang Masuk Akal
Mulailah dari tujuan, bukan dari angka. Tanyakan apa yang ingin dicapai website Anda dalam enam bulan ke depan: apakah cukup agar usaha Anda bisa ditemukan dan terlihat kredibel, atau harus menghasilkan leads dan pesanan. Tujuan yang lebih ambisius membutuhkan struktur yang lebih lengkap, dan dari situ anggaran yang jujur bisa tersusun.
Untuk kebanyakan UMKM dan bisnis menengah, titik awal yang sehat adalah paket website profil usaha sekitar Rp 2.500.000 sampai Rp 4.000.000, lalu mengembangkan fitur seiring tumbuhnya manfaat yang dirasakan. Pendekatan bertahap ini menjaga risiko tetap kecil tanpa mengorbankan kualitas fondasi.